ECOCRITICS: FOLK SONGS OF REVITALIZATION BASED ECOCRITICS IN ORDER NATION BUILDING
Abstract
Full Text:
PDFReferences
Amrih, P.(2008). Ilmu Kearifan Jawa. Yogjakarta: Pinus Book Publiser
Bascom, W. (1965). Folkore and Anthropology: The Study of Folklore (Alan Dundes es..) Englewood Cliffts. NJ. Prentice Hall. Inc. hlm. 25-33
Baso, G. (2009). Mophilolonga Kutuvua: Konsepsi Masyarakat Adat Taro dalam Mempertahankan Kelestarian Sumberdaya Hutan. Dalam Herwasono Soedjito (Eds.), Situs Keramat Alami: Peran Budaya dalam Konservasi Keanekaragaman Hayati (hlm.240-266). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Buell, L. (1995). The Environmental Imagination. Cambridge: Harvard University Press
Danandjaya, J. (2002). Folklor Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti
Dundes, A (ed.). 1965. The Study of Folklore. Englewood Cliff: Prentice Hall Inc
Finnegan, Ruth. (1992). Oral Traditions and The Verbal Arts: A Guide to Research Practices. London and New York: Routledge
Garrard, G. (2004). Ecocriticism. New York: Routledge
Glothfelty, C dan H. Froom (eds.). (1996). The Ecocriticism Reader: Landmarks in Literary Ecology. London: University of Goergia Press
Hadisutrisno, B. (2009). Islam Kejawen. Yogjakarya: EULE BOOK
Kaber, Y. (2009). Faknik Konservasi Sumber daya Hayati laut Masyarakat Kepulauan Padaido, Papua. Dalam Herwasono Soedjito (Eds.), Situs Keramat Alami: Peran Budaya dalam Konservasi Keanekaragaman Hayati (hlm.192-214). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Kayam, U. (1987). Keselarasan dan kebersamaan: Suatu Penjelajahan Awal. Dalam Colletta, Nat J. dan Umar kayam (Penyunting). 1987. Kebudayaan dan Pembangunan, Sebuah Pendekatan terhadap Antropologi terapan di Indonesia (hlm. 101-126). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Keraf, S. A. (2010). Etika Lingkungan Hidup. Jakarta: Penerbit Buku Kompas
Kerridge, R dan N. Sammells (eds.). (1998). Writing the Environment. London: Zed Books
Mangunwijaya, F. M. (2009). Keramat Alami dan Kontribusi Islam dalam Konservasi Alam. Dalam Herwasono Soedjito (Eds.), Situs Keramat Alami: Peran Budaya dalam Konservasi Keanekaragaman Hayati (hlm.28-43). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Mitchell, B. (2000). Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan. Yogjakarta: Gajah Mada University Press
Proop, V. (1997). Theory and History of Folklore. Minneapolis: University of Minnesota Press
Purwanto. (2009). Tempat keramat Masyarakat Dani di Lembah Baliem, Papua: Antara Tradisi konservasi Sumberdaya Hayati, dan Penguasaan wilayah. Dalam Herwasono Soedjito (Eds.), Situs Keramat Alami: Peran Budaya dalam Konservasi Keanekaragaman Hayati (hlm.215-239). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Saryono, D. (1997). Representasi Nilai Budaya Jawa dalam Prosa Fiksi Indonesia. Disertasi tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana UM
Sukmawan, S. (2013). “Kearifan Lingkungan dalam Sastra Lisan Masyarakat Lereng Arjuna”. Disertasi (tidak diterbitkan). Malang: PPS UM
Suryadarma, IGP. (2009). Kawasan Sakral Perspektif Perlindungan Keanekaraga-man Hayati. Dalam Herwasono Soedjito (Eds.), Situs Keramat Alami: Peran Budaya dalam Konservasi Keanekaragaman Hayati (hlm.44-61). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Triyoga, L. S. (2010). Merapi dan Orang Jawa: Persepsi dan Kepercayaannya. Jakarta: Grasindo
Turner, V. W. (1969). The Ritual Process: Struktur and Antistructur. Ithaca:
Rueckert, W. (1978). Literature and Ecology: An Experiment in Ecocriticism
Zuhud, E.A.M. (2009). Trip-Stimulus AMAR sebagai Pendorong Sikap Konservatif (Kasus Konservasi Kedawung di Taman Nasional Merubetiri. Dalam Herwasono Soedjito (Eds.), Situs Keramat Alami: Peran Budaya dalam Konservasi Keanekaragaman Hayati (hlm.3-27). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Refbacks
- There are currently no refbacks.
ISCE Journal indexed by:
ISCE : Journal of Innovative Studies on Character and Education
Institute Superior Cristal (ISC) Dili, East Timor
ISSN : 2523-613X (media online)
ISCE : Journal of Innovative Studies on Character and Education is licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License
View ISCE Journal Stats









