CULTURE OF MASCULINITY IN MATRILINEAL COMMUNITY AS A CHARACTER EDUCATION FACILITY
Abstract
Full Text:
PDFReferences
Beynon, J. (2002). Masculinities and Culture. USA: 325 Chestnut Street Philadelphia, PA 19106.
Floresyona, D. (2008). “Sistem Kekerabatan di Minangkabau” dalam https://mersi.wordpress.com/2008/08/14/sistem-kekerabatan-di-minangkabau/. Diunduh pada hari Sabtu, 24 Maret 2018 pukul 22.49.
Kurnia, N. (2004). “Representasi Maskulinitas dalam Iklan” dalam Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 8 (1). Hlm 17-36.
Navis, A.A. (1984). Alam Terkembang Jadi Guru: Adat dan Kebudayaan Minangkabau.Jakarta: Grafitipers.
Naim, M. (1984). Merantau: Pola Migrasi Suku Minangkabau.Yogyakarta” UGM Press.
Nurwani. 2017. Perempuan Minangkabau dalam Metafora Kekuasaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rahayu, M. TH. E. (2003). Representasi Citra Maskulin dalam Iklan Extra Joss, skripsi pada Jurusan Ilmu Komunikasi Fisipol UGM. Yogyakarta.
Rutherford, J. (2014). Male Order: Menguak Maskulinitas. Yogyakarta: Jalasutra.
Ryan, K & Karen E. B. (1999). Building Character in Schools – Practical Ways to Bring Moral Instruction to Life. San Fransisco: Jossey-Bass a Wiley Imprint.
Suyitno, I. (2012). “Pengembangan Pendidikan Karakter dan Budaya Bangsa
Berwawasan Kearifan Lokal”.Jurnal Pendidikan Karakter, Tahun II, Nomor 1, Februari 2012
Zuchdi, D. (2010). Humanisasi Pendidikan – Menemukan kembali Pendidikan yang Manusiawi. Jakarta: Bumi Aksara.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
ISCE Journal indexed by:
ISCE : Journal of Innovative Studies on Character and Education
Institute Superior Cristal (ISC) Dili, East Timor
ISSN : 2523-613X (media online)
ISCE : Journal of Innovative Studies on Character and Education is licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License
View ISCE Journal Stats









